8000 hektare Tanaman Padi di Cirebon Dipastikan Puso

oleh

2015-08-02 11.18.48 (1)CIREBON-Kemarau panjang di wilayah tidak hanya mengakibatkan sumur warga mengering. Ribuan hektere tanaman padi di Kabupaten Cirebon pun dipastikan puso karena saluran irigasi tak lagi bisa mengairi sawah.

Pantauan jurnalcirebon, Senin (3/8) ribuan hektare tanaman padi berumur satu hingga dua bulan mulai mengering karena tak bisa lagi mendapatkan pasokan air. Kondisi sawah yang kering dan tanah yang sudah retak-retak membuat tanaman padi sulit tertolong. Tidak sedikit petani yang membiarkan tanamannya terbengkalai.

“Mau diapakan lagi wong saluran tidak ada air. Kami terpaksa membiarkan tanaman kami terbengkalai,” ujar Dedi salah seorang petani di Desa Jagapura Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon.

Sementara Sekretaris Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan (Distanbunakhut) Kabupaten Cirebon, Muhidin menyebutkan luas lahan produktif di Kabupaten Cirebon mencapai 46 ribu hektare. Namun, pada masa tanam kedua ini, hanya 23 ribu hektare lahan yang ditanami para petani.

“Dari 23 hektare sawah yang ditanamai padi delapan ribu hektare diantaranya dipastikan puso (gagal panen). Jumlah sawah yang puso bisa terus bertambah jika musim kemarau tak kunjung selesai,” tandas Muhidin. (jay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *