Asyik Berlatih Gamelan untuk Acara Perpisahan Sekolah, 7 Orang Tewas Tertimpa Tembok

oleh

Jurnalcirebon.com – Tujuh orang tewas di tempat setelah sanggar kesenian wayang kulit milik Herman Basari Desa Gegesik Wetan Blok 3 RT 01 RW 03 Kec. Gegesik Kab Cirebon, tertimpa tembok bangunan tua, Senin (16/4/18).

Informasi yang berhasil dihimpun jurnalcirebon.com, robohnya tembok bangunan sarang burung walet setinggi 12 meter tersebut mengakibatkan pemilik sanggar, Herman Basari bersama enam siswi SMP Negeri 1 Gegesik yang sedang berlatih gamelan di dalam sanggar tewas tertimpa reruntuhan bangunan.

saat itu, Herman yang juga seniman dan dalang wayang kulit ini sedang melatih anak-anak SMPN 1 Gegesik untuk pentas kesenian yang akan digelar saat perpisahan sekolah nanti.

Berikut nama-nama korban meninggal dunia :
1. Bpk herman basari 48 thn
guru dalang seni
2. Sdr Arid SMP N 1
3. Sdr A Zikri SMP N1
4. Sdr Andra SMP N 1
5. Sdr ferdi SMP N 1
6. Sdri Suprapti SMP N 1
7. Sdr Fada SMP N 1

Sementara 3 korban luka-luka masing-masing dirawat Rumah Sakit Arjawinangun, dan RS Ciremai.

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra menjelaskan, musibah runtuhnya bangunan tua terjadi sekitar Pkl. 10.25 Wib. “Saat itu ada kegiatan latihan Gamelan Hidayat Jati yg diikuti 13 org yg berlatih di sanggar seni mililk dalang wayang Herman Basari,” kata Risto kepada wartawan.

Akibat kejadian itu, kata dia, 7 orang langsung meninggal dunia dan 3 oranh luka parah di larikan ke rumah sakit. Sementara itu 2 orang selamat karena segera berlari. “Jumlah anak yanh sedang latihan gamelan sebanyak 12 orang,” kata Kapolres.

Setelah mendapat informasi terjadinya musibah tersebut, tambah dia, pihaknya langsung mendatangi TKP dan bersama-sama masyarakat membantu menyelamatkan dan mengevakuasi para korban. (Sanuri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *