oleh

Bupati Cirebon Terseret Kasus Korupsi?

CIREBON-Bupati Cirebon H. Sunjaya Purwadisastra diduga menerima aliran dana dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazarudin senilai Rp2 miliar.

Informasi yang berhasil dihimpun jurnalcirebon.com, kasus yang menyeret Sunjaya terungkap saat Nazaruddin menyampaikan pledoi (pembelaan) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pekan lalu.

Dalam pledoinya Nazar menyebut banyak kepala daerah yang menerima uang dari Permai Grup. Salah satunya adalah Bupati Cirebon Sunjaya.

Kuasa hukum Nazarudin, Sudharmono Saputra mengatakan, kliennya memang benar menyebut nama sejumlah kepala daerah sebagai penerima aliran dana, yang dituduhkan sebagai hasil korupsi dirinya. Pernyataan kliennya kepada sejumlah media tersebut, bukan tanpa dasar, melainkan dikuatkan oleh bukti-bukti dan para saksi.

“Sudah terbukti berkali-kali kalau Pak Nazar menyebut nama itu berarti dia punya bukti. Anda tahu sudah berapa nama yang disebut Pak Nazar kemudian divonis bersalah,” kata Sudharmono dilansir dari fajarnews.

Selain Sunjaya, dia juga menyebutkan dua nama pejabat Kab Cirebon dan seorang kepercayaan Bupati yang juga menerima aliran dana dari Nazaruddin. Dia pun meminta agar KPK menindaklanjutinya dengan penyelidikan dan penyidikan.

“Bahkan bisa saja klien kami akan bertindak sebagai pelapor,” tandasnya. JC001

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed