Dikroyok Saat Liputan Investigasi, 4 Wartawan Lapor Polisi

oleh

CIREBON – Miris! 4 wartawan alami tindak kekerasan saat melakukan liputan investigasi mengenai kejanggalan proyek rehab makam pahlawan bernilai miliaran rupiah di Desa Gegunung Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Sabtu (19/5/18).

Informasi yang berhasil dihimpun jurnalcirebon.com, peristiwa berawal saat empat wartawan masing-masing dari Medià Lintas Indonesia, Patroli dan Jurnal Pagi tengah melakukan investigasi di lokasi proyek pembangunan gapura makam Pahlawan di Desa Gegunung.

“Saya dan rekan-rekan menemui pihak pelaksana proyek untuk wawancara terkait proyek rehab makam pahlawan tersebut. Namun kami kaget, usai wawancara kami langsung dipukuli massa yang diduga diprovokasi oleh mandor proyek,” ujar Muhidin, usai melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya di Mapolres Cirebon , Senin (21/5/18).

Sebelum dikroyok massa Muhidin mengaku mendapat ancaman dari mandor proyek agar tidak mengganggu pekerjaanya.Akibat kejadian tersebut, Muhidin mengaku mengalami luka memar di bagian punggung dan kaki akibat lemparan batu. Lemparan batu juga mengakibatkan tengki motor wartawan Lintas Indonesia ini penyok. Hingga saat ini kasus ini masih diselidiki penyidik Kepolisian Resor Cirebon. (sanuri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *