Gunung Ciremai Jadi Ajang Perburuan Liar

oleh

Kuningan-Kawasan Taman Nasional gunung Ciremai selama ini diduga menjadi ajang perburuan liar.

Para pemburu tidak hanya memburu rusa maupun babi hutan, tetapi juga satwa lain yang dilindungi seperti, Surili, Macan kumbang, Macan Tutul dan Elang Jawa. .
Maraknya perburuan liar di kawasan Gunung Ciremai membuat Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) menutup akses ke kawasan cagar alam dan hutan lindung tersebut.
“Untuk mengantisipasi masuknya pemburu liar kami terpaksa menutup semua akses masuk ke Gunung Ciremai,” ungkap, Staf BTNGC Mufti Ginanjar kepada Jurnal Cirebon, Jum’at (24/05/2013).

Mufti mengaku, pihaknya banyak menemukan jejak ban kendaraan sejenis jeep di kawasan hutan Ciremai yang diduga merupakan para pemburu liar. Selain itu pihaknya juga mendapat laporan dari masyarakat yang kera melihat sekelompok orang menggunakan kendaraan jeep masuk hutan Ciremai pada malam.

“Perburuan liar tersebut jelas mengancam kelestarian alam dan kehidupan marga satwa di kawasan Gunung Ciremai” tegas Mufti.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Hutan (Kasatpolhut) BTNGC Mufrizal mengungkapkan, selain memasang portal di setiap akses masuk kawasan Gunung Ciremai, pihaknya juga telah memasang papan larangan bagi setiap kegiatan perburuan liar di sejumlah lokasi strategis .

“Dari 11 resort pengawasan Gunung Ciremai, tiga diantaranya telah kami tutup dengan portal serta dipasang papan larangan berburu. Setiap petugas jaga resort juga tetap rutin melakukan patroli,” tegas Mufrizal.

Namun diakui Rizal, kegiatan patroli hanya dilakukan saat siang hari sedangkan aktivitas perburuan liar sering dilakukan pada malam hari terutama pada hari libur. Hal ini menyebabkan kegiatan perburuan liar lolos dari pengawasan dan masih sering terjadi.

Untuk mencegah aktivitas perburuan liar terus berlanjut, kata Rizal, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menindak tegas setiap pelaku perburuan liar yang tertangkap basah.

“Selain itu, untuk mengantisipasi perburuan liar tersebut, kami juga tengah merencanakan pembentukan tim khusus dan pemberlakuan patroli malam bagi petugas jaga resort,” tandas Rizal. (Ceepo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *