Ingat! PNS dan Masyarakat Berada Dilarang Gunakan Gas LPG 3 Kg

oleh

JURNALCIREBON.COM – Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat yang berpenghasilan di atas Rp 1,5 juta per bulan tidak lagi diperbolehkan membeli gas elpiji 3 kg.

Koordinator Daerah (Korda) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah III Cirebon, Gunawan Kalita menegaskan, gas melon atau elpiji 3 kilogram hanya diperuntukan bagi warga tidak mampu.

“Kita bekerja sama dengan kepala daerah sedang menyebarkan surat edaran mengenai larangan PNS dan masyarakat mampu membeli gas bersubsidi,” kata Gunawan seperti dikutip radarcirebon, Sabtu (21/1).

Menurutnya, stok gas melon sangat terbatas. Untuk tahun 2017, jatah gas melon tidak ditambah. Kalaupun ada, itu sifatnya incidental atau sewaktu-waktu. Sebagai pengganti, Pertamina kini menyediakan gas 5,5 kg berwarna merah muda.

“Untuk tahun 2014-2015 kuotanya ada sekitar 4,3 juta dan di tahun 2015 kuotanya menjadi 4,6 juta namun untuk sejak tahun 2016 tidak ada penambahan kuota,” lanjutnya.

Gunawan menyebutkan, berdasarkan peraturan harga eceran tertinggi (HET) gas 3 kg di tingkat agen ialah Rp 14.100. Sedangkan HET di tingkat pangkalan Rp15.000.

Bila ada Agen maupun Pangkalan yang terbukti menjual gas 3 kg melebihi HET, maka yang bersangkutan akan diberikan teguran, pengurangan alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

“Sekali lagi tidak ada pengurangan dan penambahan kuota yang ada bersifat insidental. Tapi bagi pangkalan maupun agen yang terbukti nakal akan kita sanksi,” jelas Gunawan.

Dia menambahkan, dengan beredarnya gas elpiji 5,5 kg nonsubsidi diharapkan masyarakat mampu segera beralih menggunakan gas tersebut. “Kami terus mengimbau dan mengingatkan agar masyarakat mampu beralih ke si pinky,” tandasnya. (rc/jc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *