oleh

Ini Calon Bupati Cirebon yang Dipilih Tokoh Ormas dan LSM

CIREBON, (JCO) – Sejumlah perwakilan organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan tokoh pergerakan kemaren berkumpul di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lembaga Pengawas Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK), Watubelah Sumber.
Mereka berdiskusi bagaimana meningkatkan peran ormas dan LSM dalam membangun daerah dan memajukan masyarakat. Termasuk berdiskusi mencari sosok pemimpin yang jujur, adil dan sayang kepada masyarakat Cirebon.
“Kami rindu sosok pemimpin yang sayang sama rakyat termasuk dapat mengayomi dan membina LSM serta organisasi masyarakat,” ujar Zeki Mulyadi, Ketua GNPK RI Kabupaten Cirebon.
Dia mengatakan ormas dan LSM merupakan kekuatan besar dan salah satu modal dasar pembangunan sehingga ketika bersinergi dengan pemerintah diharapkan akan tercipta percepatan pembangunan.
Hal senada disampaikan Ketua Laskar Merah, Agustian yang menilai pemerintah daerah selama ini mengerdilkan ormas dan LSM. “Kesbanglinmas dibubarkan saja kalau tidak mampu membina dan mengayomi ormas. Buat apa menghabiskan anggaran yang segitu besar kalau hanya untuk mengurus segelintir ormas,” kata Agustian keras.
Begitu pun ketua LSM Geger Cirebon, Soebandi yang meminta Bupati melalui Kantor Kesbanglinmas tidak hanya mengurus administrasi ormas dan LSM tetapi nol dalam segi pembinaan.
“Selama empat tahun terakhir pembinaan terhadap ormas dan LSM nol. Tidak ada sepeserpun bantuan stimulan dari pemerintah daerah kecuali ormas dan LSM yang dekat dengan Bupati,” ujar Soebandi yang menyadari LSM sebagai organisasi non pemerintah mempunyai fungsi kontrol terhadap pemerintah (power balancing).
Tokoh Pergerakan Cirebon, Hartono Supadi mengatakan pertemuan yang difasilitasi LBH LP-KPK Jawa Barat tersebut menghasilkan sejumlah keputusan diantaranya akan menggelar pertemuan yang lebih besar yang melibatkan tokoh-tokoh lintas organisasi baik LSM, ormas maupun organisasi profesi dengan agenda mencari sosok pemimpin yang tidak hanya sayang kepada masyarakat terapi juga sayang kepada organisasi masyarakat.
“Selama ini tidak ada bantuan dari pemda hanya untuk atribut ormas dan LSM sekalipun. Mereka juga ingin dilibatkan dalam pengambilan kebijakan khususnya dalam rapat pembahasan anggaran di DPRD sebagai bagian dari advokasi anggaran,” terang Hartono yang juga Ketua HIPSi Kabupaten Cirebon yang juga berinisiatif membangun kantor bersama untuk lintas ormas dan LSM.
Pertemuan juga dihadiri Ketua Gibbas Kabupaten Cirebon, M. Arifin, Direktur LBH LP-KPK yang juga Ketua Forum Bela Negara RI Kabupaten Cirebon, Ibnu Saechu, ketua Forum Bela Bangsa, W. Setiawan, dan sejumlah ketua ormas lainnya. (Amar).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed