Jaminkan Sertifikat Rumah Milik Orang Lain, Walikota Cirebon Digugat

oleh

CIREBON, (JCO) – Walikota Cirebon, Nasrudin Aziz dianggap telah melakukan perbuatan melawan hukum karena menjaminkan sertifikat atas rumah milik orang lain. Politisi partai berlambang mercy ini pun kini harus menjalani gugatan hukum di Pengadilan Negeri Sumber.

Informasi yang berhasil dihimpun jurnalcirebon.com, Sabtu (6/1/18) kasus ini berawal saat Aziz yang waktu itu masih menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Cirebon menjaminkan sertifikat atas rumah milik Sutisno dan Aan Suryani yang berlokasi di Desa Kepompongan, Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Sutisno sendiri meninggal dunia pada Juni 2013. Sedangkan istrinya meninggal beberapa tahun sebelumnya.

Kasus ini baru terungkap saat Ahli waris Sutisno (alm.) dan Aan Suryani (Alm.) yang berjumlah empat orang menerima surat penagihan dari Bank BTN atas cicilan piutang sekitar Rp300 juta dengan jaminan sertifikat rumah milik keluarga Sutisno. Dalam surat penagihan itu tertera nama Nasrudin Azis. Mereka pun terkejut karena merasa tak pernah menggadaikan sertifikat rumah.

Selain menggugat Walikota cirebon, Ahli waris juga mengguat BTN karena dianggap telah menyetujui kredit tanpa persetujuan pemilik atau ahli waris. Azis diduga meminjam sertifikat rumah untuk digadaikan ke bank melalui istri kedua Sutisno.

Dalam gugatan perbuatan melawan hukum yang didaftarkan di Pengadilan Negeri Sumber dengan nomor registrasi 41/Pdt.G/2017/PN Sbr, Para Penggugat yang merupakan Ahli Waris yang sah dari Almarhum Sutisno dan Almarhumah Aan Suryani yang diwakili Pengacaranya, Iskandar menuntut agar sang walikota mengembalikan Sertifikat Hak Milik Nomor : 28/Desa Kepongpongan kepada Para Penggugat. kasus ini kini sudah memasuki tahap akhir persidangan. Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Aziz terkait kasus perbuatan hukum yang menyeretnya ke ranah hukum. (amar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *