Kasus Tahanan Meninggal dalam Sel, Polres Cirebon Tetapkan 19 Tersangka

oleh

SUMBER, (JCO)-Kepolisian Resor Cirebon menetapkan 19 tersangka dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang tahanan, Arif Rahman Yulianto (19 tahun) tewas di sel Mapolres setempat.

“Kami sudah menetapkan 19 tersangka yang semuanya adalah sesama tahanan di Mapolres Cirebon,” ujar kasat Reskrim Reza Arifian saat di hubungi jurnalcirebon.com.

Dia mengatakan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia diduga dilakukan rekan sesama tahanan. “kami sudah memeriksa saksi-saksi termasuk Viki yang juga turut menjadi korban penganiayaan rekan sesama tahanan. Beruntung nyawa viki bisa diselamatkan,” jelas Reza yang mengaku sudah mengantongi hasil otopsi jenazah korban dari Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lembaga Pengawasan dan Kebijakan Pemerintah (LP-KPK) Jawa Barat menerima pengaduan dugaan pelanggaran hak azasi manusia (HAM) yang dilakukan penyidik Polres Cirebon yang mengakibatkan meninggalnya seorang tahanan polisi bernama Arif Rahman Yulianto (19 tahun), warga Desa Ciawi Kecamatan Palimanan Cirebon, pekan lalu.

Direktur LBH LP-KPK Jabar, Ibnu Saechu mengaku masih mengumpulkan informasi dan bukti-bukti terkait dugaan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya tahanan Polres Cirebon tersebut.

“Terkait pengaduan tersebut kami akan melakukan investigasi dan mengumpulkan bukti-bukti. Kalau ada dugaan keterlibatan polisi kami akan mengadukan kasus ini ke Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jabar,” ungkap Ibnu Saechu yang mengaku dalam waktu dekat akan membuat laporan resmi.(amar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *