oleh

Kejahatan Seks Pada Anak Di Kabupaten Cirebon Memprihatinkan

-Tak Berkategori-132 views

Kabupaten Cirebon : Dalam Peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Cirebon, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cirebon,‎ dan sekaligus ketua Himpaudi kabupaten Cirebon , Wahyu Tjiptaningsih mengatakan bahwa maraknya kasus kejahatan seksual pada anak di kabupaten Cirebon “Cukup perihatin.

Kejadian pelecehan seksual terhadap anak di kabupaten Cirebon lebih banyak. Ini butuh perhatian khusus,” terang Ayu saat peringatan hari anak nasional di Pendopo Kabupaten Cirebon, Selasa (26/07/16).

Ayu mengungkapkan, pada bulan Januari hingga Juni 2016 ini sudah hampir 24 kasus kejahatan seksual terhadap anak terjadi di Kabupaten Cirebon. Hal itu mengindikasikan adanya peningkatan yang cukup besar, dibanding tahun 2015 lalu, yang hanya 35 kasus dalam setahun.

Ayu juga menjelaskan bahwa berdasarkan penelitian, 68 persen pelaku kejahatan seksual terhadap anak adalah orang terdekat, sisanya 32 persen orang jauh.
‎”Tugas kami adalah melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap korban. Kami menyediakan dokter, psikolog dan pendampingan hukum. Dirinya khawatir, kalau tidak dilakukan pembinaan untuk pemulihan, korban nantinya akan menjadi pelaku. Karena berdasarkan penelitian, 90 persen anak yang menjadi korban kejahatan seksual, kalau tidak ada penanganan nantinya akan menjadi pelaku,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ayu mengimbau kepada semua pihak, seperti halnya tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan dan masyarakat, agar bersama bertanggungjawab untuk mencegah kejahatan seksual terhadap anak, karena akar permasalahan itu berawal dari faktor lingkungan.

Dalam Peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2016 di hadiri oleh murid Paud dan Tk se kabupaten Cirebon dengan menggelar berbagai lomba dan edukasi mengenai kekerasan terhadap anak. (JC,002).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *