Kejari Sumber Diminta Serius Tangani Korupsi Kuwu

oleh

Kabupaten Cirebon – Warga Desa Bojong Kulon Kecamatan Susukan mendesak Kejaksaan Negeri Sumber agar serius menangani kasus dugaan korupsi yang diduga dilakukan oknum kuwu setempat. Mereka juga mendesak Bupati Cirebon agar menonaktifkan kuwu karena dinilai korup dan arogan terhadap warga.

Yasin, salah seorang warga Bojong Kulon, mengungkapkan, kasus dugaan korupsi yang dilakukan Kuwu Bojong Kulon telah dilaporkan ke Kejari Sumber sejak 4 Januari 2013, namun hingga kini belum ada perkembangannya. Oknum Kuwu Bojong Kulon, M diduga menilep dana kas desa hingga ratusan juta rupiah.

Warga juga menedesak gar Bupati Cirebon segera menonaktifkan kuwu yang saat ini tengah menjalani proses hukum di kejaksaan. Kuwu yang dinilai arogan dinilai tidak pantas memimpin masyarakat. Selain terlibat kasus dugaan korupsi Kuwu M juga dilaporkan ke Polres Cirebon atas dugaan perbuatan tidak menyenangkan, yakni meludahi Taspin, manan pamong desa setempat.

“Bupati harus berani memberhentikan kuwu korup, semena-mena dan tidak bisa mengayomi masyarakat,” tegas Yasin, Selasa(02/04/2013).

Kasi Pidana Khusus Kejari Sumber, Patahudin menjelaskan, saat ini pihaknya sedang memproses pengaduan masyarakat Desa Bojong Kulon. Lambannya penanganan kasus tersebut, kata dia karena tenaga penyelidik di Kejari Sumber yang terbatas.

“Saat ini kami masih melakukan pemanggilan-pemanggilan terhadap saksi. Jika cukup bukti kami akan naikkan kasus ini dari lid (penyelidikan) ke dik (penyidikan),” ujar dia. (MB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *