Kuwu Wajib Pasang Baliho Penggunaan Dana Desa

oleh

Jurnalcirebon.com – Ketua Forum Bela Negara Kementerian Pertahanan RI Kabupaten Cirebon, Ibnu Saechu menyayangkan masih banyaknya kuwu (kepala desa) di wilayah Cirebon yang tidak memasang baliho rincian anggaran dana desa (ADD).

“Setiap Kuwu wajib menempel baliho yang memuat rencana penggunaan sampai realisasinya. Hal ini untuk memastikan transparansi penggunaan dana desa, sehingga bisa diawasi langsung oleh masyarakat,” tegas Ibnu Saechu kepada jurnalcirebon.com, Sabtu (9/6/2018).

Dia menjelaskan, kewajiban pemadangan bsliho tersebut sesuai dengan Permendagri No. 113/2014 tentang Pengelolaan Desa Pasal 40  ayat (1) tentang Laporan Realisasi dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APBDes.

“Kami mengingatkan agar para Kuwu agar tak bermain-main dalam mengelola dana desa,” kata praktisi hukum tersebut.

Ibnu mengaku mengapresiasi desa-desa yang telah memampang baliho dana desa. Menurut dia pengelolaan dana desa memang sudah semestinya dilakukan secara terbuka.

“Hal ini agar tidak meninggalkan pertanyaan pada masyarakat soal penggunaannya. Tuntutan masyarakat akan transparansi pengelolaan keuangan di pemerintah desa itu hal yang wajar,” kata Ibnu yang juga advokat tersebut.

Dia menambahkan, dengan memampang baliho dana desa, kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa juga bisa semakin meningkat. Dan masyarakat bisa mengetahui apa saja pembangunan yang dilaksanakan pemerintah desa.

“Kalau ada Pemdes yang tidak mau memampang rincian anggaran dana desanya patut dicurigai, ada apa?” Tandas Ibnu. (AY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *