oleh

Motor Nyangkut di Rel, Pelajar SMP Tewas Disambar Kereta

Jurnalcirebon.com – Muhammad Yattakillah (13) Seorang pelajar SMP kelas 7 asal Desa Tegalgubug Lor, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, tewas disambar Kereta Api (KA) saat hendak melintas diatas rel tanpa palang pintu di Blok Geringsing Desa Karangsambung, Kecamatan Arjawinangun, pada Senin (20/5) sekira pukul 13.55 WIB.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tertabrak KA Argo Lawu jurusan Solo-Jakarta. Informasi yang berhasil dihimpun Jurnal Cirebon, peristiwa berawal saat korban datang dari arah Desa Kalideres, Kecamatan Kaliwedi, mengendarai sepeda motor Supra X 125 tanpa nomor Polisi hendak menuju Desa Karangsambung Kecamatan Arjawinangun.

Menurut saksi Hasanudin (52) warga Blok 3 Desa Karangsambu, saat menyeberangi rel KA tersebut, korban membonceng dua orang temannnya yang salah satunya diketahui adiknya sendiri yakni Muhammad Hud (10).

Saat sampai diperlintasan KA, roda depan sepeda motor yang dikemudikannya nyangkut diantara rel KA sehingga sepeda motor tak dapat bergerak.

Mengetahui hal itu, adik dan temannya langsung turun dari motor dan berusaha menarik motor kebelakang dengan posisi korban masih berada diatasnya.

Nahas, nyaris bersamaan, datang KA Argo Lawu dari Cirebon menuju arah Jakarta. Sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan. Korban tertabrak KA dan tewas seketika.

“Jadi itu boncengan tiga, yang dua orang turun dan berusaha menarik motor kebelakang karena roda depannya nyangkut direl, tidak bisa jalan. Tapi yang satunya (korban) masih diatas motor, sehingga saat kereta api datang dia yang tertabrak,” ujar Hasanudin.

Dijelaskan Hasanudin, akibat kejadian itu korban meninggal dunia dilokasi kejadian karena mengalami luka serius. “Kalau badan sih masih utuh, cuma tangannya putus dan kepalanya pecah,” tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Arjawinangun, AKP Sukhemi mengatakan, kejadian berawal ketika KA 7A Argo Lawu datang dari Cirebon menuju Jakarta dengan tujuan Solo- Gambir Jakarta melintas di perlintasan tanpa palang pintu didesa Karangsambung, Kecamatan Arjawinangun.

“KA tersebut menabrak pengendara sepeda motor jenis honda supra x 125, warna hitam, tanpa plat nomor yang dikemudikan oleh korban Muhammad Yattakilah,” kata Sukhemi.

Saat itu, kata Kapolsek, korban membonceng adiknya, Muhammad Hud (10) pelajar kelas III SD dari arah Desa Kalideres, Kecamatan Kaliwedi. Akibat kejadian itu, pengemudi sepeda motor Muhammad Yattakilah meninggal dunia di TKP. Sedangkan adiknya selamat dari bahaya maut.

“Anggota kami langsung datang ke TKP untuk meminta keterangan sejumlah saksi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit Arjawinangun,” ujarnya.(amar/net)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed