oleh

Nasib 5000 Jemaah Haji dan Umroh Global Insani Terkatung-katung

Jurnalcirebon.com – Sekitar 5000 jemaah haji dan umrah Global Insani yang berpusat di Cirebon nasibnya tidak jelas. Sudah setahun lebih sejak PT Surabraja Mandiri yang mengelola puluhan miliar rupiah milik jemaah Global Insani pailit, terkatung-katung nasibnya.

Mereka menuntut Global Insani mengembalikan uang mereka karena pihak bank mengancam akan membatalkan porsi haji jika mereka tak segera melunasi cicilan pembiayaan haji mereka. “Ribuan jemaah haji terancam batal berangkat ke tanah suci karena Global Insani tidak menyetorkan dana jemaah ke pihak bank. Melainkan diduga digunakan untuk membiayai bisnis keluarga Grup Surabraja,” kata Ketua Forum Komunikasi Jemaah Global Insani, Khaeron kepada jurnalcirebon.com di LBH Forum Bela Negara RI Cirebon, Watubelah Sumber, Jumat (8/4/18).

Di tempat yang sama Ketua LBH Forum Bela Negara RI Cirebon, Ibnu Saechu mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari ratusan korban penipuan umrah dan haji bermodus investasi yang dilakukan BMT Global Insani. “Kasus ini sudah kami laporkan ke Polda Jabar dan Kami masih menunggu hasilnya,” tegas Ibnu Saechu.

Dia mengatakan kerugian akibat penipuan program umrah dan haji yang dilakukan Global Insani mencapai Rp60 miliar rupiah lebih. “Korban materiil yang dialami ribuan jemaah mencapai lebih dari Rp60 miliar. Itu belum termasuk kerugian immateriil,” tandas Ibnu. (Rizky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed