oleh

Ormas dan LSM Komitmen Bersatu Bangun Kabupaten Cirebon yang Lebih Baik

CIREBON, (JCO) – Sedikitnya 50 perwakilan ormas, LSM dan tokoh pergerakan Kabupaten Cirebon komitmen bersatu membangun Kabupaten Cirebon yang lebih baik.

“Kami menginginkan pemimpin Cirebon ke depan adalah figur yang peduli terhadap masyarakat beserta elemennya,” LSM Geger, Soebandi dalam forum diskusi lintas ormas, LSM dan tokoh pergerakan di Kantor LBH Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Jawa Barat di Watubelah, Sumber, Selasa (9/1/18).

Dia menilai selama ini ormas dan LSM sebagai mitra pemerintah kurang diperhatikan. Padahal, sebagai lembaga kontrol, ormas dan LSM memiliki peran yang sangat vital.

“Selama ini pemerintah kurang memperhatikan nasib ormas dan LSM. Buktinya tidak ada sepeserpun anggaran yang dialokasikan untuk ormas,” ujar dia diamini sekitar 50 perwakilan ormas, LSM dalam forum diskusi bertajuk “Diskusi lintas Ormas, LSM dan tokoh pergerakan dalam rangka turut serta Membangun Cirebon yang lebih baik,”.

Hal senada disampaikan Jeki dari Ormas GNPK RI yang menyayangkan kurangnya pembinaan terhadap ormas dan LSM. Dia pun mempertanyakan transparansi anggaran untuk ormas dan LSM pertahunnya. “Sebagai pembina ormas di Kabupaten Cirebon, Kesbangpol harusnya memperhatikan nasib ormas dan LSM,” kata Jeki.

Ketua LSM Penjara, Agus juga menginginkan pemimpin Kabupaten Cirebon ke depan adalah yang siap membangun komitmen dengan ormas lsm dan pergerakan.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Kabupaten Cirebon, Zaenal Abidin yang hadir dalam kesempatan itu mengakui kurangnya pembinaan terhadap ormas dan LSM karena minimnya anggaran.

Sementara itu pembina LBH LP-KPK Jabar Hartono Supadi selaku penggagas pertemuan mengangaku memfasilitasi pertemuan lintas ormas untuk duduk bersama, berdiskusi dalam rangka turut membangun Kabupaten Cirebon yang lebih baik. “Ini pertemuan awal. Insyaallah pertemuan selanjutnya kita akan mengundang seluruh ormas, LSM dan tokoh pergerakan untuk Kabupaten Cirebon yang lebih baik.

Selain dihadiri tokoh ormas dan LSM acara diskusi dihadiri sejumlah tokoh media, organisasi profesi dan Kuwu Suranenggala Kidul selaku perwakilan Kuwu. (Amar).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed