oleh

Rebutan Warisan di Anjatan Berujung Ricuh

Jurnalcirebon.com – Keluarga terpandang di Anjatan Indramayu mengamuk saat rumah mewah peninggalan almarhum 
H. Asmuni yang terletak di jantung kota Anjatan dipasang baliho penetapan ahli waris oleh kuasa hukum salah seorang ahli waris, Jumat (5/6/2019) sore.

Pemasangan baliho mengenai penetapan ahli waris dari Pengadilan Agama Indramayu tersebut menuai reaksi keras dari anak-anak Asmuni hasil perkawinan dengan Ratminah yang saat ini menguasai seluruh harta warisan.

Mereka berteriak-teriak histeris sambil berusaha merobohkan dan merobek-robek baliho yang dipasang kuasa hukum Supriyadi, anak pertama Asmuni buah perkawinan dengan Kusniah yang telah ditetapkan sebagai ahli waris oleh Pengadilan Agama  Indramayu berdasarkan Penetapan No. 0244/Pdt.P/2018/PA.Im 

Kuasa Hukum Supriyadi, Ibnu Saechu, SH menjelaskan, pihaknya sengaja memasang baliho mengenai putusan pengadilan yang telah menetapkan kliennya sebagai ahli waris.

“Selama ini klien kami belum pernah mendapatkan haknya atas peninggalan almarhum orang tuanya, Asmuni. Meski telah ada Penetapan sebagai ahli waris, keluarga Ratminah masih enggan menyerahkan hak klien kami,” jelas Advokat Peradi yang juga Ketua DPD Forum Bela Negara Kementerian Pertahanan RI Cirebon ini.

Dia mengatakan, pihak keluarga Ratminah bersikukuh tidak memberikan hak kliennya atas warisan almarhum ayahnya karena Pengacara Keluarga Ratminah, Sujadi telah membohongi keluarga dari kalangan berada di Anjatan tersebut dengan mengklaim telah menang dua kali di Pengadilan.

“Kalau memang mereka (keluarga Ratminah) telah mengantongi putusan pengadilan yang telah memenangkan perkara sangeta waris ini, mana buktinya? Kasian mereka dibohongi Sujadi, kuasa hukum mereka,” tandas Saechu. (Dino/JC)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed