Sejumlah Sekolah di Cirebon Diduga Lakukan Pungutan Liar

oleh

Cirebon – Meskipun adanya larangan sekolah negeri tidak membebankan iuran kepada siswa namun sejumlah sekolah di Kabupaten Cirebon masih nekat melakukan pungutan liar. Praktik pungli ini terjadi dari tingkat SD, SMP hingga SLTA atau sedrajat.

“Anak kami dipungut biaya Rp200 ribu untuk membantu membiayai sejumlah pembangunan si sekolahnya (SD) seperti untuk membangun WC dan pagar sekolah,” ujar salah seorang walimurid SD di Kec Kaliwedi kepada jurnalcirebon.com, Rabu (16/9).

Iuran sebesar itu itu, kata dia tidak dibayarkan sekaligus melainkan bisa dicicil. “Untuk iurannya bisa dicicil dengan membayar Rp1000 per hari,” ujar dia.

Pungutan liar juga terjadi di sejumlah sekolah lainnya. Seperti di salah satu SMPN di Kaliwedi siswa baru dipungut Rp500 ribu dengan alasan untuk pembelian baju seragam. “Siswa baru diminta uang Rp500 ribu katanya untuk seragam tapi buktinya sampai sekarang anak saya cuma baru dikasih dasi sekolah. Katanya seragam beli sendiri,” ujar salah seorang wali siswa yang tak disebutkan namanya. (Jc02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *