oleh

Lagi, Seorang Warga Terbakar Akibat Semburan Gas di Indramayu

Indramayu, (JCO) – Munculnnya ratusan titik semburan gas alam di pemukiman sekitar lokasi pengeboran Pertamina di Desa Pagedangan Kecamatan Tukdana Indramayu membuat warga resah dan merasa tidak nyaman.

Warga mengaku selalu dibayang-bayangi ketakutan akan bahaya ledakan gas yang sewaktu-waktu mengintai. “Kami tidak bisa tidur karena gas alam yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah bisa memicu ledakan kapan saja,” ujar Mukmin, warga Pagedangan kepada jurnalcirebon.com, Rabu (3/1/18).

Dia mengatakan gas alam bisa sewaktu-waktu muncul di pekarangan bahkan di dalam rumah. Bahkan sumur bor yang dibuat warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan kebutuhan rumah tangga kini bercampur gas dan lumpur. “Warga tidak bisa lagi menggunakan sumur bor karena yang keluar air bercampur gas,” ujar Mukmin.

Lebih jauh dia menjelaskan, saat ini warga merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Selain terganggu dengan bau gas yang tidak sedap, warga juga merasa terancam akan bahaya gas alam tersebut. “Selain takut gas alam mengandung racun berbahaya, warga juga takut gas alam ini menyambar api dan menimbulkan ledakan,” jelas dia.

Menurut Mukmin, sudah ada beberapa warga yang menjadi korban akibat semburan gas liar. Selain ada rumah yang nyaris terbakar, ada sejumlah warga yang mengalami luka bakar akibat sambaran gas alam tersebut. “Kemarin tetangga saya mengalami luka bakar serius di bagian wajah saat sedang memasak hingga harus dilarikan ke rumah sakit,” ujar dia.

Dia pun meminta pihak pertamina dan pemerintah serius menangani semburan gas alam di lokasi pemukiman warga tersebut. “Kalau tidak segera ditangani kami takut kasusnya seperti Lapindo,” tandas Mukmin. (fatkhul)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed