oleh

Suap Bupati Cirebon Sunjaya untuk Kepentingan Pilkada?

Jurnalcirebon.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mensinyalir, uang suap yang diterima Bupati Cirebon, Jawa Barat periode 2014-2019 Sunjaya Purwadisastra untuk kepentingkan Pilkada Serentak 2018.

“Terkait logistik Pilkada seperti saya sampaikan lebih kurangnya, Bupati ini menjual jabatannya dalam rangka mengembalikan modal apalagi dia petahana,” ungkap Alexander, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dilansir Antara.

Sunjaya merupakan petahana yang memenangi Pilkada Kabupaten Cirebon 2018. KPK pun sangat menyesalkan masih terjadinya praktik penerimaan suap oleh kepala daerah.

Sementara itu Ketua Jaringan Advokasi Masyarakat Pinggiran (Jampi), Khasanudin juga mengidentifikasi korupsi yang dilakukan Bupati Sunjaya untuk kepentingan Pilkada. Bahkan pihaknya menyebutkan keterlibatan Kuwu (kepala desa) dan Camat.

“Kami juga mengidentifikasi keterlibatan para Kuwu dan Camat saat Pilkada kemaren. Mereka diduga kuat terlibat politik uang yang sumbernya diduga dari hasil korupsi,” tegas Khasanudin.

Seperti diketahui Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra (SUN) bersama Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto (GAR) ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait mutasi jabatan, proyek, dan perizinan di Kabupaten Cirebon Tahun Anggaran 2018.(Kang Aye)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed