Muncul Semburan Api di Sekitar Pengeboran, Pertamina : Tak ada Kaitan dengan Kami

oleh

 

INDRAMAYU, (JCO) – Semburan gas alam di Desa Pagedangan dan Sukaperna Indramayu membuat warga setempat resah.

Bagaimana tidak, gas alam yang muncul di pemukiman bahkan di dalam rumah-rumah warga membuat warga mengaku merasa tidak enak makan dan tidur. Mereka mengaku takut sewaktu-waktu ada percikan api yang dapat memicu ledakan akibat bocornya gas yang diduga bersumber dari pengeboran Pertamina EP Jatibarang di Desa Pagedangan.

Semburan gas bercampur lumpur dan pasir di areal persawahan juga mengakibatkan sejumlah lahan pertanian tidak bisa ditanami akibat permukaan tanah tertutup lumpur bercampur pasir dengan ketebalan mencapai 40 cm. Semburan gas yang muncul dari dalam tanah bisa menciptakan lubang yang diameternya mencapai 3 meter.

Selain itu, di sejumlah titik, kebocoran gas mengeluarkan semburan api yang sangat besar sehingga harus ditutup dengan seng dan diberi garis polisi. Kondisi tersebut jelas membuat warga setempat resah. Apalagi ada beberapa kasus warga yang mengalami luka bakar akibat semburan gas yang muncul di pemukiman warga tersebut. “Bahkan ada warga yang mengungsi karena takut semburan gas membahayakan penghuni rumah yang di dalamnya ada muncul semburan gas,” ujar Maman, warga Pagedangan kepada jurnalcirebon.com, Jumat (19/1/18).

Sementara itu, Humas Pertamina EP Jatibarang, Renita membantah semburan gas yang muncul di pemukiman warga dan persawahan akibat aktifitas eksploraso yang dilakukan pertamina.

“Gas yang muncul adalah gas rawa yang berada di kedalaman 100-400 meter dan bertekanan rendah. Sedangkan yang kita tambang adalah gas yang tekanannya jauh lebih besar yakni di kedalaman kebih fari 1300 meter. Jadi itu tak ada kaitannya dengan kami,” jelas Renita. (Amar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *